Showing posts with label Pengertian Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Pengertian Sejarah. Show all posts

Thursday, 31 January 2013

Knugrha

Dukung Peretas Situs SBY, "Anonymous"

                               
Jakarta - Pria yang diduga pelaku pembobolan website Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di www.pesidensby.info telah ditangkap. Kelompok yang menyatakan diri sebagai grup hacker Anonymous Indonesia pun menyatakan dukungan kepada pelaku.

Dalam pernyataan yang dimuat dalam situs bernama scriptgratis.org, kelompok yang mengaku Anonymous Indonesia mengungkapkan solidaritas dan dukungan pada pelaku yang bernama Wildan Yani Ashari.

"Pesan ini adalah bentuk solidaritas untuk saudara kami yang ditangkap oleh Cyber Police Indonesia. Kami menyayangkan sekali tindakan aparat hukum yang menangkap seorang pemuda atas aksi peretasan situs presiden Indonesia," demikian pernyataan mereka.

Anonymous Indonesia menyayangkan mengapa para koruptor hanya dihukum ringan. Sedangkan peretas situs SBY diklaimnya punya tujuan baik,yaitu untuk menunjukkan kelemahan website bersangkutan.

"Kami hanya memperingatkan untuk pemerintah Indonesia, bagaimana jika website itu tidak diretas oleh pemuda itu? Apakah kalian akan tahu kelemahan sistem websitenya?," lanjut mereka.

"Dan apakah kalian ingin jika website itu dibobol oleh seorang peretas yang tidak bertanggung jawab bahkan kemungkinan data-data bisa hilang dan bagaimana jika website itu diambil oleh tangan asing yang bukan berasal dari Indonesia?," 

Di akhir pernyataannya, Anonymous Indonesia menilai pemerintah melakukan kesalahan besar dengan menangkap Wildan. Dan diakhiri dengan semboyan mereka, "We live for nothing, We die for Something,". Anonymous sendiri cukup dikenal di mancanegara berkat aksi-aksi hacking-nya melawan otoritas.
Read More

Monday, 17 December 2012

Knugrha

Sengketa Daerah Perbatasan Indonesia dan Malaysia


       Indonesia sebagai bangsa yang besar dan mempunyai wilayah yang luas baik daratan maupun lautan memiliki tantangan tersendiri untuk menjaga keutuhan dan persatuan serta kesatuan wilayahnya , apalagi posisi Indonesia yang merupakan negara kepulauan memiliki karakteristik perbatasan yang rawan sengketa mengenai daerah perbatasan dengan negara tetangga yang dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara indonesia. Salah satu persoalan yang dihadapi akhir-akhir ini yaitu sengketa daerah perbatasan antar dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia .
            Indonesia, sebagai negara ASEAN yang memiliki wilayah paling luas tidak berambisi teritorial untuk mencaplok wilayah negara lain. Hal tersebut sangat berbeda dengan negara tetangga Malaysia yang tidak pernah berhenti untuk memperluas wilayahnya dengan mengakui sisi pulau-pulau dalam sengketa dan memindah-mindahkan patok perbatasan darat seperti yang dilakukan oleh Malaysia terhadap Indonesia di mana titik-titik perbatasan darat Indonesia - Malaysia di Pulau Kalimantan selalu digeser oleh Malaysia.
            Akibat dari aktivitas ilegal Malaysia itu wilayah Indonesia semakin sempit sementara wilayah Malaysia semakin luas. Perkembangan terakhir dalam konsep strategi maritim Malaysia (dengan membangun setidaknya tiga pangkalan laut besar di Teluk Sepanggar, Sandakan dan Tawau) menunjukkan bahwa mereka semakin serius �mengarah ke timur� alias ke perairan antara Kalimantan dan Sulawesi.
            Sengketa lokasi perbatasan antara Indonesia dan
Malaysia sudah berlangsung lama,di Kalimantan saja setidaknya terdapat sepuluh lokasi perbatasan seluas 4.800 hektar yang diklaim secara sepihak oleh Malaysia.
            Di Kalimantan, sebagian lokasi perbatasan yang
masih menjadi sengketa terdapat di Kalimantan Barat, seperti di Tanjung Datu,
Gunung Raya, Sungai Buah, dan Batu Aum. Sebagian lainnya terdapat di Kalimantan
Timur, seperti Sungai Simantipal. Sungai Sinapad, dan Pulau Sebatik.




Permasalahan Perbatasan di Kalimantan Timur
            Selama beberapa puluh tahun ke belakang masalah perbatasan memang masih belum mendapat perhatian yang cukup serius dari pemerintah. Hal ini tercermin dari kebijakan pembangunan yang kurang memperhatikan kawasan perbatasan dan lebih mengarah kepada wilayah-wilayah yang padat penduduk, aksesnya mudah, dan potensial, sedangkan kebijakan pembangunan bagi daerah-daerah terpencil, terisolir dan tertinggal seperti kawasan perbatasan masih belum diprioritaskan.
            Dengan adanya usaha dan kebijakan pemerintah dalam percepatan pembangunan perbatasan maka pembangunan daerah perbatasan selama ini merupakan salah satu kawasan yang perlu mendapatkan perhatian dan penanganan secara khusus dalam berbagai bidang pembangunan di Indonesia khususnya daerah perbatasan yang berada di Kalimantan timur.
            Wilayah perbatasan Kalimantan Timur  memiliki arti yang sangat penting baik secara ekonomi, geo-politik, dan pertahanan keamanan karena berbatasan langsung dengan wilayah negara tetangga (Sabah) Malaysia yang memiliki tingkat perekonomian relatif lebih baik. Potensi sumber daya alam yang dimiliki di wilayah ini cukup melimpah, namun hingga saat ini relatif belum dimanfaatkan secara optimal. Di sisi lain, terdapat berbagai persoalan yang mendesak untuk ditangani karena besarnya dampak dan kerugian yang dapat ditimbulkan.
            Ketertinggalan secara ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat perbatasan Kalimantan Timur juga dipicu oleh minimnya infrastruktur dan aksesibilitas yang tidak memadai, seperti jaringan jalan dan angkutan perhubungan darat maupun sungai masih sangat terbatas, prasarana dan sarana komunikasi seperti pemancar atau transmisi radio dan televisi serta sarana telepon relatif minim, ketersediaan sarana dasar sosial dan ekonomi seperti pusat kesehatan masyarakat, sekolah, dan pasar juga sangat terbatas. Kondisi keterbatasan tersebut akan semakin nyata dirasakan oleh masyarakat perbatasan ketika mereka membandingkan dengan kondisi pembangunan di negara tetangga Malaysia.

            Kalimantan Timur merupakan salah satu kawasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia. Dimana dari 14 Kabupaten/Kota yang berada di Kalimantan Timur terdapat tiga kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia yaitu: Kabupaten Nunukan dengan 6 Kecamatan (Kecamatan Krayan, Kecamatan Krayan Selatan, Kecamatan Lumbis, Kecamatan Sebuku, Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Sebatik), Kabupaten Kutai Barat dengan 2 Kecamatan (Kecamatan Long Apari dan Kecamatan Long Pahangai) sedangkan untuk Kabupaten Malinau dengan 5 Kecamatan yaitu kecamatan Kayan Hulu, Kecamatan Kayan hilir, Kecamatan kayan Selatan, Kecamatan Pujungan dan Kecamatan Bahau Ulu.
            Disparitas pembangunan khususnya di daerah perbatasan dan non-perbatasan yang masih terjadi memang merupakan akumulasi dari berbagai masalah yang sangat kompleks antara lain meliputi:
Model paradigma pembangunan di masa pemerintahan Orde Baru yang memang sangat kurang memperhatikan pembangunan daerah, khususnya pembangunan daerah-daerah perbatasan.
Letak geografis yang tidak menguntungkan dan jauh dari pemukiman perkotaan.
Kurangnya sarana dan prasarana trasnportasi serta komunikasi sehinggga mengakibatkan kecamatan tersebut terisolir, terpencil, dan terbelakang dari orbit kegiatan sosial dan ekonomi.
Lemahnya SDM yang diakibatkan karena minimnya pendidikan yang diperoleh masyarakat serta kurangnya transportasi dan komunikasi.
Karena sulitnya transportasi mengakibatkan kebutuhan pokok masyarakat harganya menjadi mahal, di lain pihak hasil-hasil produksi masyarakat di bidang pertanian tidak dapat dipasarkan ke kota.
            Kondisi daerah perbatasan seperti yang dikemukakan di atas menunjukkan bahwa letak geografis daerah perbatasan sangatlah tidak menguntungkan. Hal ini mengakibatkan kehidupan masyarakat setempat serta pembangunan wilayah perbatasan masih sangat terbatas dan relatif tertinggal jauh apabila dibandingkan dengan daerah-daerah yang terletak dekat dengan pusat pemerintahan. Hal ini mengisyaratkan bahwa diperlukannya peningkatan keserasian pembangunan daerah perbatasan dengan daerah lain.

            Ketahanan nasional di daerah perbatasan memiliki peran penting dan juga rentan terhadap masuknya berbagai pengaruh negatif baik dari segi politik, sosial, ekonomi, budaya, dan ideologi serta menjadi �tameng� bagi pertahanan dan keamanan negara.

            Upaya pembangunan yang saat ini sedang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, menghadapi problematika pembangunan yang cukup berat dan kompleks, seperti:
Kesenjangan dalam perkembangan sosial ekonomi yang mencolok antar wilayah desa, antar desa dan kota, dan antar sektor ekonomi.
Kurangnya peranan dan keterkaitan sektor modern terhadap sektor tradisional.
Terbatasnya sumber daya manusia baik secara kualitas maupun kuantitas.
Masih rendahnya tingkat aksesibilitas wilayah dan kurangnya kemudahan terhadap fasilitas berusaha sehingga menjadi kendala untuk menarik investasi.
Terbatasnya infrastruktur berupa sarana dan prasarana transportasi.
Keadaan topografi yang berat, sebagian besar bergunung-gunung, sehingga sulit dijangkau oleh program pembangunan.
            Pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten dan Provinsi Kalimantan Timur khususnya dalam upaya membuka keterisoliran desa-desa yang berada di perbatasan, merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat oleh karena itu maka pembangunan sarana transportasi merupakan prioritas utama yang diarahkan pada peningkatan peranannya sebagai urat nadi kehidupan ekonomi, sosial budaya, politik, dan pertahanan keamanan serta memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa dengan meningkatkan sarana dan prasarana transportasi agar tercipta keterpaduan bangsa antar sektor dan wilayah guna memantapkan sistem transportasi nasional terpadu, tertib, lancar, aman, nyaman, cepat, terjangkau oleh masyarakat serta efektif, efisien dalam mendukung pola produksi dan distribusi nasional, pengembangan wilayah khususnya Kawasan Timur Indonesia serta sektor-sektor perekonomian lainnya dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dengan mendorong peran aktif masyarakat.
            Dengan melihat kenyataan ini maka pembangunan transportasi pada daerah perbatasan perlu mendapatkan perhatian dan menjadi prioritas utama dari pemerintah khususnya untuk memecahkan permasalahan �keterbelakangan, ketertinggalan, dan keterisoliran� agar dapat menunjang distribusi hasil produksi daerah perbatasan ke daerah lainnya.
            Permasalahan besar yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan khususnya di tiga Kabupaten yang ada di kalimantan Timur dan terletak di perbatasan tersebut, antara lain disebabkan oleh letak geografis yang sebagian besar dimiliki oleh kabupaten sebagai daerah perbatasan sangat terpencil sehingga pembangunan sarana dan prasarana transportasi yang dapat dilakukan masih sangat minim. Dimana hampir seluruh kawasan kecamatan/desa yang ada di perbatasan hanya dapat dijangkau dengan menggunakan pesawat udara.
            Hal ini disadari bahwa dalam proses pembangunan, dalam konteks pencapaian keberhasilan, merupakan suatu tujuan yang terus-menerus diupayakan mengingat hakekat pembangunan adalah melakukan perubahan dari kondisi yang kurang baik menuju kepada kondisi yang lebih baik lagi.

            Sengketa Daerah Perbatasan Indonesia dan Malaysia (Camar Bulan dan Tanjung Datu)

            Dua wilayah Indonesia, yakni Camar Bulan seluas 1.449 ha dan Tanjung Datu seluas 8.000 m3 di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), diberitakan diklaim Malaysia sebagai wilayah negeri itu.
            Wilayah Tanjung Datu, salah satu wilayah yang masih bersengketa tapal batas dengan Indonesia-Malaysia rupanya tempat pariwisata yang menarik. Menteri Pelancongan dan Warisan Negeri, Datuk Seri Abang Johari Tun Openg mengatakan, kerajaan telah merogoh kocek sebesar 20 juta ringgit untuk membangun kawasan Santubong yang termasuk kawasan Tanjung Datu. Malaysia berusaha menjadikan Santubong dan Tanjung Datu sebagai salah satu unggulan pariwisata mereka.

            Wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia di Camar Bulan dan Tanjung Datu, Kalimantan Barat sebenarnya tak ada masalah. Selama ini kedua negara sepakat menggunakan peta Belanda Van Doorn tahun 1906. Malayasia pun tak mempermasalahkannya apabila mengacu kepada garis batas peta Belanda Van Doorn tahunn 1906 , peta Sambas Borneo (N 120 E 10908/40 Greenwind) dan peta Federated Malay State Survey tahun 1935. Masalah baru timbul dalam MoU antara team Border Comeete Indonesia dengan pihak Malayasia. Garis batas itu dirubah dengan menempatkan patok-patok baru yang tak sesuai dengan peta tua tersebut di atas.  Dan akibat kelalaian team ini, Indonesia akan kehilangan 1490 Ha di wilayah Camar Bulan, dan 800 meter garis pantai di Tanjung Datu.
            Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro, telah membantah jika ?wilayah tersebut telah dicaplok oleh Malaysia karena masih daerah status quo. Menurutnya permasalahan tersebut akan dibahas dalam perundingan Indonesia- Malaysia akhir tahun ini.
            Menurut Kementerian Pertahanan RI menyatakan  wilayah Tanjung Datu dan Camar Wulan merupakan salah satu Outstanding Boundary Problems (OBP) yang masih dalam proses perundingan RI-Malaysia. Tanjung Datu sampai saat ini masih dalam proses perundingan di JIM (The Joint Indonesia � Malaysia Boundary Committee on The Demarcation and Survey International Boundary) antara Delegasi Indonesia yang dipimpin Sekjen Kementerian Dalam Negeri dan Malaysia. Penduduk yang berada di OBP Tanjung Datu tersebut adalah penduduk Desa Temajuk sebanyak 493 KK dan luas lebih kurang 4.750 Km2 (jumlah penduduk kurang lebih 1.883 jiwa) terdiri dari dua Dusun yaitu Dusun Camar Wulan dan Dusun Maludin.
            Menyikapi permasalahan tersebut, maka pemerintah perlu serius dalam melakukan pendekatan, baik yang bersifat militer maupun non militer guna mempertahankan integritas wilayah NKRI.
            Pendekatan jalur diplomasi sebagai instrumen politik luar negeri dilakukan dalam rangka memperjuangkan kepentingan nasional dengan pihak negara lain guna menyelesaikan masalah sengketa perbatasan secara tuntas. Dalam bidang diplomasi ini tentunya harus didukung oleh kekuatan nasional yang tangguh baik bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan militer.
            Selain itu, upaya diplomasi juga perlu dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan, dengan menghadirkan/memberdayakan komponen bangsa lainnya untuk membangun wilayah perbatasan, terutama infrastruktur pendidikan, kesehatan dan prasarana lainnya
Read More
Knugrha

Sengketa Indonesia-Malaysia


Oleh S Wiryono

Sejak insiden 13 Agustus, Indonesia dan Malaysia terperangkap dalam perang mulut yang cukup panas, diplomasi megapon yang sangat tak sedap dan seyogianya dicegah agar tak meningkat menjadi perselisihan yang lebih sulit diatasi.

Pada masa lalu, Indonesia pernah melakukan konfrontasi, tetapi kemudian teratasi dengan baik lewat perundingan: hanya setelah pemimpin di Indonesia berganti. Apakah kejadian di masa lalu akan berulang? Apakah suara garang DPR dan masyarakat bakal berkembang jadi genderang perang?

Dalam hubungan ini, kiranya perlu diingat ucapan PM Inggris semasa Perang Dunia II, Sir Winston Churchill, tentang perang. Katanya: sekali seorang negarawan menabuh genderang perang, dia tak dapat lagi jadi tuan atas keputusannya, malah jadi budak bagi kejadian yang tak teramalkan dan tak terkendalikan.

Pemerintah maupun rakyat Indonesia memang beralasan marah jika bangsa kita dilecehkan. Namun, kiranya perlu diketahui, keduanya terikat dalam ASEAN, yang dua tahun lalu menandatangani piagam bahwa asosiasi itu bertujuan menjadi suatu masyarakat yang saling memerhatikan dan saling berbagi. Lagi pula, atas permintaannya mempercepat giliran tahun depan, Indonesia akan mengetuai ASEAN untuk satu tahun dan diharapkan memainkan peran kepemimpinannya yang perlu mendapat dukungan dari semua pihak.

Tak sekadar bilateral

Meski insiden 13 Agustus merupakan masalah bilateral Indonesia-Malaysia, kiranya hubungan kedua negara perlu dilihat dalam kerangka lebih luas: baik subregional ASEAN maupun

Asia Timur dan Pasifik, ASEAN Plus Three, APEC, PBB, bahkan G-20. Semua menekankan penyelesaian konflik secara damai. Kepemimpinan Indonesia perlu mencerminkan kedudukan pentingnya dalam berbagai arsitektur politik, keamanan, dan ekonomi tersebut di samping nilai demokrasi dan perdamaian yang dikandung dalam Pancasila.

Dalam situasi panas yang melanda kedua negara, memang gaung dari apa yang dikatakan oleh seorang penulis militer Romawi (jika Anda menghendaki damai, persiapkanlah perang) terdengar nyaring dan menarik. Adagium tua ini masih jadi pegangan bagi banyak negara. Miliaran dollar AS dikeluarkan untuk persenjataan, tetapi patut pula diketahui, setelah Perang Dunia II, perang semakin dilihat sebagai sesuatu yang tak pantas lagi.

Ada kebutuhan melihat secara jernih dan jelas kekurangan dalam diri kita sendiri yang sehari- hari kita kritik dan berusaha kita perbaiki. Jangan sekadar memperdengarkan suara galak dalam diri kita. Mendiang mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas menyatakan dalam bukunya, A Voice for A Just Peace, bahwa pada analisis terakhir: kepentingan nasional tertinggi adalah perdamaian. Alinea keempat Pembukaan UUD 1945 menekankan hal ini.

Alatas menekankan pentingnya perdamaian melalui nasihatnya kepada para diplomat. Jika hendak menyelesaikan persoalan politik, mempromosikan perdagangan, dan penanaman modal, berargumentasi untuk alih teknologi dan pertukaran budaya, bahkan saat menghadiri resepsi diplomatik, seorang diplomat harus menginternalkan di dalam dirinya bahwa seluruh percakapan bermuara pada perdamaian.


Diplomasi

Alatas memang menyadari bahwa diplomasi berbeda dengan arsitektur. Dalam arsitektur, seorang arsitek berbakat memakai bahan yang itu-itu juga untuk membangun rumah sederhana sampai rumah dengan struktur bangunan menawan. Dalam diplomasi, seorang diplomat butuh puluhan tahun dalam hidupnya menempuh jalan berbelit untuk menjalani profesi yang dinamakan diplomasi dan pada akhirnya dia masih merasa kurang jelas apakah seluruh upayanya meyakinkan.

Bangsa Indonesia sedang dihadapkan pada situasi sulit dan rumit: nasional, regional, maupun internasional. Yang terutama dapat dilakukan adalah membangun landasan bagi suatu generasi damai yang mampu mengantisipasi berbagai tantangan nasional dan internasional.

Kepentingan utama Indonesia adalah pembangunan ekonomi untuk menyejahterakan rakyatnya, terutama yang berada di bawah garis kemiskinan. Diperlukan stabilitas internal dan perdamaian serta keamanan eksternal.

Sejak tahun 1967 Asia Tenggara dengan ASEAN-nya telah mampu mencapai situasi damai meskipun masih dalam arti �menghindari konflik� atau �damai negatif�. Ini yang perlu ditingkatkan menjadi �damai positif� dengan kemampuan menyelesaikan perselisihan yang disetujui bersama.

Dalam pada itu, berbagai sumber masalah yang menyebabkan runyamnya hubungan kedua negara, seperti perlakuan buruk terhadap TKI, pelanggaran wilayah oleh nelayan, dan penebangan liar, perlu segera dihilangkan agar hubungan dapat bertumpu pada fondasi yang lebih sehat.

Jika terjadi perselisihan, sesuatu yang pasti terjadi di antara dua negara bertetangga yang begitu dekat, yang perlu dilakukan adalah bagaimana menyelesaikan masalah tersebut melalui jalur diplomasi sebab memang pada masa damai: diplomasi adalah lapis pertama pertahanan.

Jadi, biarkanlah jalur diplomasi berjalan, sementara kedua pihak perlu menahan diri: betapapun sulitnya. Jika suasana panas dibiarkan memanas, persoalan akan lebih sulit diatasi.

S Wiryono Mantan Duta Besar RI untuk Australia


Read More

Friday, 26 October 2012

Knugrha

Pengertian Keyboard dan Jenis-Jenisnya

Keyboard adalah alat untuk menuliskan perintah melalui aksara dan angka ke dalam layar monitor yang sebelumnya perintah tersebut diolah secara elektronis oleh Central Processing Unit (CPU). Bentuk keyboard secara umum sama dengan tombol pada mesin ketik, perbedaannya adalah jumlah tombol keyboard untuk aksara, angka dan perintah lainnya lebih banyak dari pada yang terdapat pada mesin ketik. Data atau perintah dapat dimasukkan ke dalam komputer melalui keyboard. Jadi keyboard merupakan penghubung antara manusia dan komputer.

a. Keyboard QWERTY



Sesuai dengan namanya QWERTY yang merupakan deretan huruf pada barisan paling atas pada keyboard. Keyboard ini diproduksi oleh Perusahaan Remington pada tahun 1873 dan rancangan keyboard ini pertama kali digunakan pada mesin ketik di USA tahun 1874. Keyboard QWERTY merupakan pengembangan dari mesin ketik. Susunan tombol dipilih untuk mengurangi loncatan penekanan tombol yang tidak sengaja pada mesin ketik manual. Misal huruf �s�, �t�, dan �h� diletakkan berjauhan meskipun sering digunakan bersama dalam kalimat bahasa Inggris. Sampai saat ini, keyboard jenis Qwerty tetap digunakan.

b. Keyboard DVORAK


Keyboard ini dibuat  pada tahun 1936. Keyboard Dvorak diciptakan berdasarkan prinsip kerja biomekanis dan efisiensi. Susunan letak tombol huruf dengan jenis QWERTY dibuat sedemikian rupa sehingga 56 % ketukan ada pada tangan kanan dan jari-jari yang lebih banyak bekerja adalah jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Susunan tombol huruf berdasarkan frekuensi penggunaannya. Huruf-huruf yang ada pada baris tengah lebih sering diketuk kira-kira sampai 70 % dan perpindahan antar baris hanya sekitar 10 %,huruf-huruf yang umum, biasanya berada dibawah jari-jari yang dominan dan Mampu meningkatkan kecepatan pengetikan 10 � 15 % serta mengurangi kelelahan tangan

c. Keyboard KLOCKENBERG
Keyboard ini dibuat dengan maksud menyempurnakan jenis keyboard yang sudah ada, yaitu dengan memisahkan kedua bagian keyboard (bagian kiri dan kanan). Bagian kiri dan kanan keyboard dipisahkan dengan sudut 15 derajat dan dibuat miring ke bawah. Selain itu, keyboard KLOCKENBERG mempunyai tombol-tombol yang dibuat lebih dekat (tipis) dengan meja kerja sehingga terasa lebih nyaman. Keyboard KLOCKENBERG tampak lucu karena dipisahkan bagian kiri dan kanannya yang relatif lebih banyak memakan ruang

d. CHORD Keyboard
Hanya mempunyai beberapa tombol antara 4 sampai 5. Untuk memasukkan suatu huruf harus menekan beberapa tombol secara bersamaan. Ukurannya kompak, sangat cocok untuk aplikasi yang portabel. Waktu pelatihan singkat, penekanan tombo-tombol mencerminkan bentuk huruf yang diinginkan Kecepatannya tinggi Kurang populer, karena pada pemakaian yang lama akan menyebabkan kelelahan pada tangan.


e. keyboard MALTRON
Tak seperti keyboard pada umumnya yang datar, keyboard ini dibuat agak cekung ke dalam. Dengan pertimbangan bahwa pada saat jari-jari diposisikan akan mengetik, maka jari-jari itu dijamin tidak akan membentuk satu garis lurus. Produsen Maltron berkeyakinan bahwa pada dasarnya, hanya digunakan 8 jari dari sepuluh jari yang tersedia ketika manusia mengetik dengan keyboard biasa.Dengan mengetik di keyboard biasa, maka jari tangan harus beradaptasi dengan bentuk keyboard. Hal ini diklaim oleh mereka dapat menyebabkan RSI (Repetitive Stress Injuries). Sementara, dengan menggunakan Maltron, keyboardnyalah yang akan menyesuaikan dengan tangan. Dengan bentuk yang unik seperti ini, Maltron menjamin kenyamanan jari tangan di saat mengetik sehingga tidak menyebabkan RSI bahkan bisa jadi akan meningkatkan kecepatan mengetik sebab yang digunakan adalah 10 jari bukannya 8 jari.


f. Keyboard Proyeksi

Untuk menghemat tempat (diletakkan di atas permukaan apa saja asalkan datar), Bekerja dengan menggunakan sensor gerak, jika jari melakukan gerak tertentu, sistem scanning akan mengirim sinyal ke chip komputer seolah user menekan tombol tertentu. Digunakan misalnya pada PDA sebagai pengganti mouse.

Read More

Wednesday, 24 October 2012

Knugrha

9 Merek Laptop Awet dan Tahan Lama

  

1. Asus
Merek ASUS bagi konsumen Indonesia mungkin sudah cukup populer, Asus berhasil meraih peringkat pertama dalam hasil uji coba. Hasilnya yaitu tingkat kerusakan produk dari merek ini dalam 2 tahun adalah dibawah 10%, sedangkan dalam 3 tahun adalah 15.6%. Walau Asus berada di Peringkat 3 sebagai Top Vendor Dunia, namun ASUS tidak kalah dalam hal kualitas daya tahan. Produk Asus sendiri yang paling terkenal adalah ROG (Republic of Gamers) sebagai salah satu prasyarat Gaming Computer.
2. ToshibaHarga produk Toshiba yang cukup mahal mungkin dapat dibayar lunas dengan kualitas daya tahan produknya. Toshiba berada di peringkat kedua dengan persentase dibawah 10% dalam 2 tahun, dan 15.7% dalam 3 tahun. Hanya berbeda tipis dengan produk ASUS.
3. SONYSONY yang terkenal dengan produk laptopnya, yaitu VAIO. SONY menempati urutan ketiga dalam persentase tingkat kerusakan laptop. Dalam uji coba 2 tahun, SONY mendapatkan persentase diatas 10%, sedangkan dalam 3 tahun, persentasenya naik menjadi 16.8%.
4. AppleMerek Apple identik dengan sistem operasinya Macintosh. berhasil menduduki posisi keempat. Uji coba yang dilakukan pada merk ini menghasilkan persentase diatas 10% pada 2 tahun dan 17.4% dalam jangka waktu 3 tahun.
5. DellDell mungkin kurang familiar di kalangan konsumen Indonesia, namun di kalangan gamer hal itu berbeda. Melalui produk Alienware-nya, Dell dapat menempatkan diri sebagai penguasa dalam lapttop gaming. kemudian tingkat kerusakan DELL dalam 2 tahun adalah diatas 10%, sedangkan dalam 3 tahun, sudah mencapai 18.3%.
6. LenovoMungkin banyak yang tidak tahu bahwa merek Lenovo merupakan evolusi dari merek IBM. Persentase kerusakan pada merek ini dalam kurun waktu 2 tahun sebesar sekitar 12.5% dan persentase 3 tahun sebesar 21.5%.
7. AcerMerek ini mungkin merupakan merek yang paling merakyat di masyarakat Indonesia. Dengan harga-nya yang terjangkau dengan kantong penduduk Nusantara ini membuat Acer diminati banyak orang. Namun jika bicara dengan kualitas daya tahan produk-nya, Acer tergolong belum bagus. Hampir 15% dalam jangka waktu 2 tahun saja. Sementara itu, persentasenya akan meningkat menjadi 23.3% dalam waktu 3 tahun. Walaupun begitu, Acer mendapat gelar peringkat ke-2 dalam Top Vendor Dunia.
8. Gatewaymerek ini diakui penulis sebagai salah satu merek yang masih asing di telinga konsumen Indonesia. Gateway merupakan salah satu vendor laptop dengan tingkat kerusakan yang hampir buruk dalam uji coba kali ini. Dalam 2 tahun, persentasenya hampir 15%, namun dalam 3 tahun akan naik menjadi 23.5%. Tingkat kerusakannya mungkin hampir sama dengan Acer.
9. HPHP merupakan Top Vendor Pertama di dunia, namun sangat disayangkan bahwa HP mendapat predikat laptop yang paling mudah rusak dalam uji coba kali ini. Persentase kerusakan HP adalah diatas 15% dalam 2 tahun, sedangkan persentase kerusakan dalam 3 tahun adalah 25.6%. Tampaknya HP harus bergegas memperbarui komponennya agar tidak cepat mudah rusak.
Semoga bermanfaat......
Read More

Saturday, 20 October 2012

Knugrha

WOW..!! Gaji Programmer Google Rp 1,23 Miliar

Google memang dikenal memanjakan karyawannya dengan berbagai kemudahan dan gaji besar. Sebagai bukti, sebuah penelitian mengungkap programmer Google mendapat gaji paling besar dari perusahaan IT lain.WOW..!! Gaji Programmer Google Rp 1,23 miliar

Hasil penelitian Glassdoor, website informasi lapangan kerja, mengungkapkan gaji programmer Google lebih besar dari pada Facebook, Apple, eBay dan Zynga. Programmer Google rata-rata menerima gaji USD 128.336 per tahun (senilai Rp 1,23 miliar) sedangkan programmer Facebook menerima USD 123,626 (senilai Rp 1,19 miliar) dan programmer Apple menerima USD 114,413 per tahun (senilai Rp 1,1 miliar).

Besarnya gaji bagi programmer Google ini merupakan cara mereka untuk menarik perhatian talenta pemrograman.

Walau masih memimpin, Google nampaknya harus waspada terhadap Facebook. Raksasa jejaring sosial itu tersebut menipiskan selisih besar gaji yang diberikan pada programmer-nya. Selisih gaji programmer kedua perusahaan tersebut tahun ini, menurut informasi Wall Street Journal (17/10), menipis menjadi hanya USD 4.710 dari nilai tahun sebelumnya yang sebesar USD 6.852.

Google nampaknya akan terus menawarkan berbagai kemudahan dan insentif bagi karyawannya. Tahun lalu mereka telah meningkatkan gaji seluruh karyawannya sebesar 10 persen.

Hal tersebut untuk menjaga kesetiaan pegawai mereka sekaligus menarik perhatian calon karyawan baru. Hal ini penting dilakukan karena upaya pembajakan karyawan merupakan hal biasa dilakukan berbagai perusahaan kelas dunia.
Read More